Saturday, December 14, 2013
Olah Raga Untuk Diet
Secara umum, semakin tinggi intensitas tentu semakin berat usaha yang dilakukan dalam proses olahraga tersebut. Itu berkontribusi terhadap kenaikan jumlah kalori yang dibakar,” ujar Denny Santoso, fitness expert dan certified sport nutritionist pemilik DuniaFitnes.com.
Misalnya, kecepatan saat latihan di atas treadmill. Apakah Anda ingin jalan santai, jogging, atau lari? Kalau jalan santai, berarti intensitas latihan Anda masih rendah. Kalau Anda sanggup berlari, berarti intensitas latihan Anda tinggi. Contoh lain saat berenang. Kalau Anda berenang bolak-balik dengan kecepatan konstan, berarti intensitasnya termasuk sedang. Jika ritme berenang santai, kadang berhenti lalu lanjut lagi, berarti intensitasnya rendah.
Yang dimaksud durasi adalah lama latihan. Semakin lama durasi latihan, biasanya semakin banyak juga kalori yang terbakar. Sedangkan soal berat badan, orang dengan bobot tubuh lebih berat cenderung membakar lebih banyak kalori dibandingkan orang yang berat tubuhnya lebih ringan, meski durasi latihannya sama. Menurut Denny, bobot lebih berat membuat tubuh menopang beban lebih berat saat bergerak, termasuk berolahraga. Sehingga memaksa tubuh mengeluarkan kalori lebih.
Pilihan lain, bila bobot Anda 59 kg, Anda bisa mengikuti kelas Zumba yang sedang populer itu selama 1 jam, atau bermain golf selama 1,5 jam. Keduanya sama-sama membakar sekitar 500 kalori.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment